Matroji Lolos dari Razia Kendaraan

by
Enggak Bawa SIM, Batal ditilang

Petugas Satlantas, meminta SIM saat operasi Simpatik
Cerita peristiwa dibawah ini, berisi cerita humor dan lucu. Jangan ketawa dulu, baca dulu, baru ketawanya kemudian. Setelah dibaca, anda dibolehkan cerita ke orang lain. Tidak masalah, meski anda tidak menyebut sumbernya. Karena kami tidak akan menuntut. Apalagi. Kami tidak tahu kalau anda menceritakan ke orang lain.
Suatu pagi, jalanan macet. Seperti biasa, Matroji setiap pagi jalan-jalan mengendarai motor matik yang dibelinya kredit. Mumpung masih pagi, pasti jalanan macet, begitu pikir Matroji. Sekalian bisa ngliat-liat perempuan cantik yang sedang olehraga dan perg ke pasar.
Ternyata perkiraan Matroji, melenceng. Kemacetan, bukan disebabkan, jalanan ramai. Tetapi sedang ada operasi kendaraan bermotor. “Alamak, … apes,” ujar Matroji di dalam hatinya
Polisi ; Selamat pagi pak. Maaf menggangu pejalanan bapak,”
Matroji : “Loh….enggak. siapa bilang bapak mengganggu saya,’
Si petugas tidak menggubris jawaban matroji. Ia langsung menanyakan surat kendaraan dan SIM.
Polisi: “Permisi, bisa menunjukkan surat-surat motornya. Sekalian SIM,”
Matroji : “Kenapa tidak bisa. Ini pak !”
Polisi: “Ini motor bapak, apa milik tetangga. Kok nama di STNK-nya berbeda,”
Matroji : Ya, Motor saya pak. Memang kalau kreditan namanya beda. Pakai nama yang survei. Bapak     sudah lama ya jadi polisi. Koq nanya terus.
Polisi : Ooooohh…Sim-nya juga. Koq fotonya enggak sama. Ini SIM siapa ?.
Matroji : “Iya pak, saya pinjem. Punya teman, ”
Polisi: “Memang Bapak tidak punya. Terus pinjam, gitu. Tidak boleh pinjem SIM orang lain. Harrus punya
SIM sendiri. Karena bapak melanggar, bapak saya tilang.!
Matroji : Loh, yang punya SIM enggak marah dipinjem, kok malah bapak yang marah, ”
Pak polisi yang hendak nilang Matroji itu, akhirnya memanggil anggotanya. “Ayo sini kamu… Ini orang, kamu urusi,” pungkasnya seraya meninggalkan Matroji. 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *