Tiba di Jakartan Matroji tidak membuang-buang kesempatan. Ia segera kepingin keliling ibu kota. Saat ada kesempatan, iapun melampiaskan keinginannya. Bus kota jalur

Matroji menahan lagkahnya ketika hendak masuk sebuah tempat perbelanjaan di Kota Surabaya. ia tidak berani masuk karena membaca tulisan open di pintu